Panduan Penulisan

I. KETENTUAN UMUM

  • Panjang Naskah: Keseluruhan isi artikel dari bagian Abstrak sampai dengan Daftar Pustaka berkisar antara 5.000 hingga 7.000 kata.

  • Manajemen Referensi: Penulis dianjurkan menggunakan perangkat manajemen referensi standar (seperti Mendeley atau Zotero) untuk mengelola sitasi dan daftar pustaka.

  • Informasi Tanggal Naskah: Naskah wajib mencantumkan informasi tanggal artikel diterima (Artikel Diterima) dan tanggal pengajuan (Artikel Submit).



II. JUDUL DAN IDENTITAS PENULIS

  • Judul Artikel: Judul ditulis secara ringkas, spesifik, serta mencerminkan isi naskah dengan panjang 7 hingga 14 kata.

  • Nama Penulis: Cantumkan nama lengkap seluruh penulis (penulis pertama, kedua, ketiga, dst.) tanpa mencantumkan gelar akademik.

  • Afiliasi: Tuliskan nama institusi/afiliasi, kota, dan negara untuk setiap penulis.

  • Penulis Korespondensi: Tandai penulis korespondensi dengan tanda asterisk (*) dan sertakan alamat surel korespondensi resmi (penulis@institusi.ac.id).



III. ABSTRAK DAN KATA KUNCI

  • Dua Bahasa: Abstrak wajib ditulis dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris (ABSTRACT) dan Bahasa Indonesia (ABSTRAK).

  • Ketentuan Format: Ditulis dalam 1 paragraf tunggal dengan panjang 100–250 kata.

  • Cakupan Isi: Abstrak harus merepresentasikan keseluruhan artikel dan memuat latar/objek material, masalah dan tujuan penelitian, kerangka teori, metode, temuan utama, serta kontribusi atau implikasi penelitian secara ringkas.

  • Hal yang Harus Dihindari: Hindari mencantumkan sitasi, singkatan yang tidak umum, tabel, maupun gambar di dalam abstrak.

  • Kata Kunci / Keywords: Cantumkan 5 istilah atau frasa spesifik yang relevan dan dipisahkan dengan tanda koma (,).



IV. SISTEMATIKA DAN ISI STRUKTUR ARTIKEL

1. PENDAHULUAN

  • Memuat latar belakang, konteks dan urgensi masalah, tujuan penelitian, kajian pustaka mutakhir, posisi penelitian terhadap kajian terdahulu, kesenjangan penelitian (research gap), kebaruan (novelty), kerangka teori, serta arah pembahasan.

  • Hindari penulisan pembukaan yang terlalu umum.

  • Rumusan masalah atau tujuan penelitian harus terurai secara jelas dan menjadi dasar utama bagi penyusunan bagian metode serta pembahasan.



2. METODE

  • Jelaskan secara rinci desain atau pendekatan penelitian, sumber dan karakteristik data, serta subjek atau objek penelitian.

  • Uraikan teknik pengumpulan data, instrumen, prosedur penelitian, teknik analisis data, pengujian keabsahan data, serta pertimbangan etis (apabila relevan).

  • Penjelasan metode harus cukup rinci agar penelitian dapat dipahami dan direplikasi secara wajar oleh peneliti lain.



3. HASIL DAN PEMBAHASAN

  • Sajikan hasil penelitian secara terarah sesuai dengan tujuan penelitian.

  • Pembahasan tidak sekadar mendeskripsikan data, tetapi menafsirkan temuan dengan teori yang digunakan, membandingkannya dengan penelitian terdahulu (menjelaskan persamaan/perbedaan), serta menegaskan kontribusi teoretis dan praktis.

  • Hasil dan pembahasan dapat dibagi ke dalam beberapa subbagian yang substantif sesuai dengan temuan.

  • Format Penyajian Tabel:

    • Setiap tabel wajib diberi nomor dan judul di bagian atas (contoh: Tabel 1. Ringkasan Temuan Berdasarkan Aspek Pengamatan).

    • Memuat struktur kolom seperti Aspek, Indikator, dan Temuan Ringkas.

    • Cantumkan keterangan sumber di bagian bawah tabel (contoh: Sumber: hasil pengolahan data penelitian).



4. SIMPULAN

  • Menyajikan inti interpretasi dan jawaban atas tujuan penelitian (bukan sekadar merangkum atau mengulang seluruh hasil penelitian).

  • Tegaskan kontribusi utama, implikasi, keterbatasan penelitian, serta arah penelitian lanjutan jika ada.

  • Simpulan ditulis dalam bentuk paragraf naratif dan tidak boleh menggunakan daftar bernomor (numbered list).



5. PERNYATAAN KONFLIK KEPENTINGAN

  • Penulis wajib mencantumkan pernyataan bahwa tidak terdapat konflik kepentingan yang memengaruhi proses pengumpulan data, analisis, penulisan, maupun publikasi artikel.



6. KONTRIBUSI PENULIS

  • Jelaskan secara transparan peran dan kontribusi setiap penulis, seperti konseptualisasi, metodologi, pengumpulan data, analisis, penulisan draf awal, penelaahan, penyuntingan, dan supervisi.



7. UCAPAN TERIMA KASIH (Opsional)

  • Ditujukan kepada pihak yang membantu penelitian atau penulisan tetapi tidak memenuhi kriteria kepengarangan, termasuk lembaga pendana (funding agency).

  • Bagian ini bersifat opsional dan dapat dihapus jika tidak diperlukan.



V. GAYA SITASI DALAM TEKS

  • Sistem Sitasi: Menggunakan format author-date sesuai standar APA Edisi ke-7.

  • Sitasi Naratif: Menggunakan format nama penulis di luar kurung diikuti tahun di dalam kurung, contoh: Lestari (2022).

  • Sitasi Parentetis: Menggunakan format nama dan tahun di dalam kurung, contoh: (Mahendra et al., 2023).

  • Aturan Tiga Penulis atau Lebih: Untuk sumber dengan 3 penulis atau lebih, gunakan nama penulis pertama diikuti istilah et al. sejak sitasi pertama.

  • Kutipan Langsung: Sertakan nomor halaman untuk kutipan langsung, contoh: (Mahendra et al., 2023, p. 109).

  • Komunikasi Personal: Wawancara langsung atau komunikasi personal hanya dicantumkan di dalam teks artikel (contoh: Rukmini, personal communication, June 12, 2025) dan tidak dimasukkan ke dalam daftar pustaka karena tidak dapat diakses publik.



VI. PANDUAN PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

  • Prinsip Utama: Hanya memuat sumber yang benar-benar disitasi dalam naskah artikel.

  • Pengurutan: Disusun secara alfabetis berdasarkan nama belakang penulis pertama.

  • Tautan DOI: Wajib mencantumkan DOI dalam bentuk URL lengkap ([https://doi.org/](https://doi.org/)...) apabila tersedia.



Contoh Format Penulisan Daftar Pustaka & Sitasi:

  1. Buku (Satu Penulis)

    • Sitasi Teks: (Lestari, 2022) atau (Lestari, 2022, p. 64)

    • Daftar Pustaka: Lestari, M. (2022). Ekologi bahasa di ruang digital: Identitas, interaksi, dan perubahan. Cakrawala Media.



  1. Buku (Dua Penulis)

    • Sitasi Teks: (Pranata & Wulandari, 2021) atau Pranata dan Wulandari (2021)

    • Daftar Pustaka: Pranata, A. R., & Wulandari, S. (2021). Estetika pertunjukan dan ingatan kolektif. Lentera Budaya.



  1. Bab dalam Buku Suntingan (Book Chapter)

    • Sitasi Teks: (Hakim, 2020, pp. 78–79)

    • Daftar Pustaka: Hakim, R. N. (2020). Ritme, ruang, dan tubuh dalam seni pertunjukan kontemporer. In M. Ardiansyah (Ed.), Membaca seni dari pinggiran (pp. 71–92). Pustaka Rupa.



  1. Artikel Jurnal dengan DOI

    • Sitasi Teks: (Mahendra et al., 2023) atau Mahendra et al. (2023)

    • Daftar Pustaka: Mahendra, N. P., Kusuma, A. D., & Lazuardi, F. (2023). Strategi multimodal dalam pembelajaran puisi di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa Kreatif, 8(2), 101–118. https://doi.org/10.1234/jpbk.2023.82101.



  1. Artikel Jurnal Tanpa DOI

    • Sitasi Teks: (Kurniasih, 2019, p. 41)

    • Daftar Pustaka: Kurniasih, T. (2019). Pemertahanan istilah maritim dalam komunitas pesisir utara Jawa. Jurnal Bahasa Nusantara, 5(1), 33–49.



  1. Halaman Situs Web

    • Sitasi Teks: (Nabila, 2024)

    • Daftar Pustaka: Nabila, F. (2024, March 18). Arsip suara sebagai media pembelajaran sejarah lokal. Portal Seni Nusantara. https://contoh.org/arsip-suara.



  1. Skripsi, Tesis, atau Disertasi

    • Sitasi Teks: (Puspitasari, 2022)

    • Daftar Pustaka: Puspitasari, D. A. (2022). Representasi ruang kota dalam mural komunitas [Master's thesis, Universitas Cendekia]. Repositori Universitas Cendekia. https://contoh.org/tesis/puspitasari.



  1. Makalah / Presentasi Konferensi

    • Sitasi Teks: (Santoso & Qadri, 2023)

    • Daftar Pustaka: Santoso, B., & Qadri, M. (2023, August 10–12). Literasi visual untuk pembelajaran seni berbasis proyek [Paper presentation]. Seminar Nasional Pendidikan Kreatif, Bandung, Indonesia.



  1. Arsip atau Koleksi Dokumentasi

    • Sitasi Teks: (Koleksi Rekaman Teater Rakyat, 1987)

    • Daftar Pustaka: Koleksi Rekaman Teater Rakyat. (1987). Kode TR-04/1987. Pusat Dokumentasi Seni Nusantara.